Orang maju itu Karena kuat analisa,  ini kata – kata yang pernah di ucapkan Mr. Kalend. Seseorang yang menjadi pelopor adanya kampung inggris ini menuturkan bahwa adanya kampung inggris saat ini tidak lepas dari kuatnya analisa yang beliau pelajari dari para gurunya. Namun, tidak cukup hanya analisa saja, seseorang yang ingin maju juga harus jeli dalam melihat peluang.

Mr. Kalend berujar bahwa seseorang yang menjadi inspirasi beliau adalah Ustad Yazid. Ustad Yazid adalah seorang Ustadz yang bertempat di Masjid Darul Falah Pelem Pare Kediri. Dari sejak pertemuan dengan Ustadz Yazid itulah awal mula Mr. Kalend memulai kiprahnya sebagai Guru bahasa Inggris meski tanpa sengaja.

Ketika itu ada dua orang mahasiswa semester akhir dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang datang ke Pare untuk berguru ke Ustad Yazid. Namun sayang, kedua mahasiswa yang hendak menjalani ujian akhir itu tidak bertemu dengan Ustadz yazid dikarenakan beliau sedang keluar daerah. Dikarenakan waktu ujian sebentar lagi, akhirnya Ustadz Yazid menyarankan mereka berdua untuk berguru ke Mr. Kalend.

Pertimbangan ini di ambil karena Mr. Kalend yang backgroundnya pernah belajar di Pondok Gontor. Jadi pasti bisa. Inti dari perkataan yang di sampaikan istri Ustadz Yazid kepada kedua mahasiswa tersebut.

Meski belum pernah mengenyam bangku kuliah, Mr Kalend memberanikan diri untuk mengajar kedua mahasiswa dari Surabaya tersebut. Dan pada akhirnya selama lima hari kedua pelajar tersebut belajar dengan Mr. Kalend di emperan Masjid Darul Falah Pare Kediri. Ketika itu yang di bahasa adalah soal – soal yang menjadi acuan untuk ujian bahasa inggris yang akan di hadapi kedua calon sarjana tersebut.

Dan akhirnya berbekal pelajaran dari Mr. Kalend, kedua mahasiswa tersebut dapat lulus dan menyandang gelar sarjana dengan nilai yang cukup memuaskan. Sekembalinya dari IAIN Sunan Ampel Surabaya kedua mahasiswa tersebut kembali berguru kepada Mr. Kalend. Dimulai dari kedua mahasiswa tersebutlah mulai adanya kampung inggris dan berkembang hingga seperti sekarang ini.

“Kalau tidak kuat analisanya mana mungkin dari dua murid menjadi enam dan sekarang alumni kita sudah mencapai 22 ribu yang tersebar dari seluruh nusantara dan luar negeri dari 127 angkatan”, tutur Mr. Kalend.

Comments ( 5 )

Comments are closed.