jangan lupa bahagia kalau pulang dari kampung inggris

Jangan lupa bahagia. Kata – kata seperti ini belakangan sering sekali muncul di timeline. Entah itu facebook, twitter, instagram dan beberapa social media atau media chatting lainnya. Mungkin secara umum hal ini dianggap sebagai guyonan semata. Tapi entah mengapa kerena terlalu sering mendengar ataupun membaca saya jadi tertarik untuk menuliskan sesuatu tentang hal ini.

Bahagia adalah sebuah kata yang timbul akibat dari keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan dan beberapa hal yang menyenangkan lainnya.

Bingung ya? Sama 😛

Jangan Lupa Bahagia

Pada dasarnya versi bahagia tiap – tiap orang berbeda. Bahagia tak selalu sederhana.

Lho kok bisa?

Bahagia itu sederhana atau tidak sederhana tergantung dari mana cara kita melihat dan juga dari sisi mana kita melarasakan.

Memang pada umumnya kebahagiaan diukur dari seberapa banyak yang dimiliki seseorang. Nyatanya jika di telisik lebih dalam, sering kali orang – orang yang memiliki harta yang melimpah justru malah hidup dalam kepalsuan. (cie… sok puitis 😀 )

Gak percaya. Coba deh lihat beberapa orang kaya disekitarmu. Coba kamu cermati apakah mereka hidup dalam kebahagiaan? Tentu kita tidak bisa melihat secara langsung apakah orang kaya itu bahagia atau tidak. Karena pada umumnya orang jika bertemu dengan orang lain akan menampakkan sikap yang baik. Entah itu beneran atau sedang acting kareng ingin mendapatkan Piala Oscar seperti Leonardo D’Caprio

Yang jelas indicator kebahagiaan seseorang itu berbeda – beda.

Baca juga :Mimpi Besar Untuk Masa Depan Indonesia by Khatem Kurniawan

Mungkin beberapa factor penunjang kebahagiaan sebagian besar menusia berikut ini dapat kamu jadikan inspirasi untuk berbahagia.

Di kutip dari Buku yang berjudul The Happiness berikut ini 5 penunjang kebahagiaan sebagian besar manusia :

  1. Keluarga yang hangat, saling mengasihi, dan harmonis adalah dambaan setiap orang. Hal ini yang dijadikan poin pertama penunjang kebahagiaan oleh sebagian besar orang.
  1. Pekerjaan yang pasti. Bagaimanapun mengeluhnya seseorang yang bekerja, mungkin kalau ditakar akan lebih bahagia dari pada perasaan seorang penganggur. Dengan bekerja di tempat yang memberi kepastian dianggap membuat seseorang lebih bahagia.
  1. Harta, uang, atau kekayaan yang tersedia menjadi poin berikutnya. Harta atau uang tersebut membuat bahagia karena fungsinya, untuk memuaskan rasa konsumsi manusia. Sebagian besar orang merasa bahagia jika telah berhasil menyelesaikan kegelisahan konsumsinya.
  1. Siapa yang tak ingin punya badan yang sehat? Sehat bukan hanya sebagai dambaan, melainkan sebuah keharusan yang harus diraih karena biaya kesehatan memang mahal, dan kalau badan sakit, kita juga terhalang melakukan hal-hal yang kita senangi, akhirnya tidak bahagia.
  1. Komunitas di sekitar. Manusia, terutama orang Indonesia, sangatlah ‘sosial’. Jika kita berada di lingkungan orang-orang, teman-teman, atau di dalam komunitas yang kreatif, ramah, dan menyenangkan, bahagianya mereka juga tertular ke kita. Begitupun sebaliknya.
jangan lupa bahagia ya kalau pulangdari kampung inggris pare kediri
(Jangan Lupa Bahagia) IG : lifiape – BTC-CTC SON 77 2016