mewujudkan mimpi besar dari kampung inggris

Mewujudkan mimpi besar. Banyak orang yang mempunyai mimpi besar. Namun tidak semua orang mampu mewujudkan mimpi besar yang mereka impikan. Apa masalahnya? Pada dasarnya banyak factor yang mempengaruhi apakah mimpi besar itu dapat terwujud ataukah tidak.

Yang sering terjadi adalah hal seperti ini :

Karena tidak bisa memulai hal yang besar, banyak orang yang akhirnya sibuk menunggu moment ideal untuk membangun impiannya. Mimpi apapun itu. Dan ketika mereka berjumpa dengan moment tersebut maka seringnya mereka akan berkata “GUE BANGET”

Iya gak? Hayo ngaku saja. Hehe..

Atau cuma saya yang seperti itu? Hadeuh…

Mewujudkan Mimpi Besar

Artikel ini terinspirasi dari ungkapan salah satu lulusan kampung inggris (HEC 1) yang di tuangkan dalam buku memory BTC – CTC 77 SON 2016

mewujudkan mimpi besar kampung-inggris-pare-kediri
ika wahyuningrum – BTC/CTC 77 SON 2016

study in hec 1 makes me tired with the schedule, but i can make me more discipline and brave and possitive thinking to reach my dream. they say that my dreams is too big, i say that they are think too small.

Ika Wahyuningrum

Ada cerita mengenai seorang bapak tua dari desa terpencil, dimana listrik belum masuk dalam desanya. Sehingga dalam keseharian hanya menggunakan lilin sebagai alat penerangan. Pada waktu listrik masuk desa, bapak tua ini girang sekali karena hanya dengan menekan switch, maka lampu dapat menyala seterang lilin. Pada waktu itu lampu yang tersedia cuma bohlam 5 watt.

Tidak lama berselang ada seorang salesman lampu datang dan berkata, mengapa bapak memakai lampu yang redup, karena bisa merusak mata, dan salesman ini menawarkan bohlam 100 watt yang lebih terang. Tapi bapak ini tidak percaya, dan bertanya, bohlam 100 watt nya mau dipasang dimana? Jawab salesman lampu itu akan dipasang di tempat yang sama, di tempat lampu 5 watt.

Sang bapak tertawa, bagaimana mungkin memasang di tempat yang sama, dan mengharapkan cahaya yang lebih terang. Waktu salesman melepas lampu 5 watt dan menggantikannya, bapak itu kaget melihat ada cahaya yang jauh lebih terang dibandingkan cahaya lilin. Mungkin kita lihat betapa udiknya bapak ini karena kita tentu tahu bahwa listrik yang berada di belakang switch mempunyai kekuatan yang besar, dan satu satunya yang membatasi kekuatannya hanyalah berapa besaran watt lampu yang dipasangkan.

Kesimpulan dari cerita diatas adalah bahwa kita perlu mengetahui Tuhan telah memberikan potensi yang luar biasa pada setiap manusia untuk berhasil, tapi yang membatasi potensi untuk tidak maksimal adalah mimpi kita yang kecil. Orang yang sukses adalah orang yang memiliki mimpi-mimpi yang besar dan berani mewujudkannya.

Sumber cerita : haryantokandani[dot]com