Belajar Bahasa Inggris Bagi Pemula : Interjection

Terbit pada 12 March 2020

Kategori : belajar bahasa inggris, hec 1 pare, kampung inggris pare, kursus bahasa inggris, kursus kampung inggris, sukses bahasa inggris

Tags : bahasa inggris pemula, belajar bahasa inggris, interjection, kampung inggris, kampung inggris hec1, kampung inggris pare, materi bahasa inggris pemula, materi grammar pemula


Interjection atau kata seru adalah kata yang dipakai untuk menyampaikan emosi pada suatu kalimat. Itu berarti Interjection digunakan untuk mengekspresikan makna atau perasaan seperti rasa sedih, gembira, kecewa, dll. Interjection adalah salah satu bagian dari delapan Part of Speech bersama Verb, Noun, Pronoun, Adjective, Adverb, Preposition, dan Conjuction. Interjection bisa menjadi satu bagian dari suatu kalimat, atau bisa juga berdiri sendiri. Tetapi ketika menjadi satu bagian dari suatu kalimat, interjection tidak mempunyai hubungan gramatikal khusus pada kalimat tersebut.

Penggunaan Interjection/Kata Seru

Kata Seru kadang digunakan untuk menyampaikan perasaan penulis kepada para pembaca. Interjection sendiri jarang dipakai dalam proses penulisan formal. Tetapi tetap saja interjection banyak digunakan pada writing (penulisan fiksi dan artistik) dan speaking. Interjection biasanya menggunakan tanda seru pada suatu kalimat, tapi ada juga yang menggunakan tanda koma.

Awal Kalimat

Yang pertama penggunaan Kata Seru biasanya ditaruh diawal kalimat, dan menggunakan tanda seru untuk memberi penekanan emosi. Contoh :

“Oh no, I forgot to bring my home work!” (Oh tidak, saya lupa membawa pekerjaan rumah saya!)

Pada kalimat diatas Interjection ada di awal kalimat, dan dibagian akhir kalimat ada tanda seru yang menandakan kalimat tersebut menyampaikan suatu emosi yang kuat.

Tengah atau Akhir Kalimat

Kata Seru tidak selalu diletakkan pada awal kalimat. Interjection juga dapat diletakkan pada bagian tengah, atau akhir. Contoh:

“So, you made her sad, huh?” (Jadi, kamu membuatnya sedih, huh?)

Pada contoh diatas Interjection ada pada akhir kalimat dan menggunakan tanda tanya. Pada kalimat diatas interjection digunakan untuk menyampaikan rasa penasaran.

“I think, wow, he is great.” (Saya pikir, wow, dia hebat sekali.)

Pada kalimat diatas interjection ada pada tengah kalimat. Interjection tersebut digunakan untuk menyampaikan rasa kekaguman kepada seseorang. Dan sekali lagi Interjection tidak harus menggunakan tanda seru pada penggunaannya.

Kalimat yang Berdiri Sendiri

Kata Seru juga bisa menjadi suatu kalimat yang berdiri sendiri. Contoh:

“Oh My God!! What happened to you?” (Ya Tuhan!! Apa yang terjadi padamu?)

‘Oh My God’ pada contoh diatas adalah suatu kalimat yang berdiri sendiri. Kalimat ini secara tata Bahasa benar walaupun tidak ada subjek ataupun tindakan pada kalimat “Oh My God”. Interjection pada kalimat diatas menyatakan suatu rasa terkejut seseorang.

Contoh Interjection

Berikut di bawah ini ada contoh beberapa interjection yang sering digunakan

Interjection Arti Contoh Kalimat
Ahh Menyampaikan perasaan senang atau takjub Ahh, this feels wonderful.
(Ahh, ini terasa luar biasa.)
Aah Ini berarti orang tersebut takut atau butuh bantuan Ahh!! There is a mouse in my room.
(Ahh!! Ada tikus dikamarku)
Aha Menyampaikan ekspresi mengerti, atau berhasil Aha!! I know why the screen has an error.
(Aha!! aku tahu kenapa layarnya error.)
Ahem Berarti orang tersebut ingin diperhatikan atau didengarkan Ahem!! Can you come here for a while ??
(Ahem!! Dapatkah kamu kesini sebentar ??)
Boo Digunakan untuk menakut atau mengejutkan seseorang atau menyampaikan ketidaksetujuan “Boo!” she cried, jumping up to frighten him
("Boo!" Serunya, melompat untuk menakuti dia)
Eh Digunakan ketika seseorang tidak mendengar atau kurang mengerti perkataan orang lain “Eh?? Can you repeat it again ??”
(Eh?? Dapatkah kamu mengulanginya lagi??)
Eww Menunjukkan ekspresi tidak suka atau jijik “Eww, how can you eat that?”
(Eww, bagaimana kamu bisa makan itu?)
Gosh Menunjukkan ekspresi terkejut “Gosh,how can you do that ??”
(Astaga, bagaimana Anda bisa melakukan itu ??)
Hmm Menunjukkan ekspresi sedang berpikir atau keraguan “Hmmbb, wait for a while!”
(Hmmbb, tunggu sebentar!)
Oops Seruan ketika seseorang secara tidak sengaja melakukan sesuatu “Oops!! I dropped your phone.”
(Oops, saya menjatuhkan teleponmu)
Ouch Menunjukkan ekspresi sakit “Ouch, you stepped my foot!!”
(Aduh, kamu menginjak kakiku)
Phew Menunjukkan rasa lega atau senang ada sesuatu yang sudah selesai “Phew, finally my project is done!!”
(Fiuh, akhirnya proyek saya selesai !!)
Uh Ini digunakan saat seseorang tidak dapat memikirkan sesuatu “Uh, I think there's no other way!”
(Uh, aku pikir tidak ada cara lain!)
Well Ini digunakan saat seseorang memberi balasan pada orang lain “Well, I agree with you about that.”
(Well, saya setuju dengan anda tentang itu)
Whoa Menunjukkan ekpresi terkejut atau rasa keheranan “Whoa, you finish this all by yourself!!”
(Whoa, kamu selesaikan ini semua sendiri)
Yeah Menunjukkan ekpresi sangat setuju “Yeah, I know he's really great!!”
(Yeah, aku tahu dia memang hebat!!)
Yikes Menunjukkan ekspresi keterkejutan “Joe was late to school and yikes, the teacher was mad”
(Joe terlambat ke sekolah dan Astaga, gurunya marah)

 

Bila kalian merasakan kesulitan dalam belajar bahasa inggris,

atau kalian berpikir kalian butuh tutor yang bisa membimbing kalian bahasa inggris. Kalian bisa langsung bergabung ke Happy English Course 1 Kampung Inggris Pare. Kami menyediakan paket pembelajran yang lengkap dan cukup terjangkau. Bagi yang ingin segera gabung ke kampung inggris kalian bisa ikuti paket program intensive tanggal 25 Maret dan 10 April 2019. Untuk info lengkapnya kalian bisa baca di sini.

Pelajari juga :

Artikel Lainnya

WhatsApp Sekarang
We use cookies to personalize content and to analyze our traffic. Please decide if you are willing to accept cookies from our website.